Mulai dari tagihan, bukan dari brosur
Kesalahan paling umum saat merencanakan PLTS rumah adalah menentukan kapasitas berdasarkan luas atap atau paket yang kebetulan sedang promo. Padahal titik awal yang benar adalah pola konsumsi listrik rumah Anda sendiri. Ambil tagihan listrik enam bulan terakhir, catat pemakaian dalam kWh setiap bulan, lalu hitung rata-ratanya.
Angka rata-rata bulanan ini dibagi 30 akan memberi konsumsi harian. Dari sinilah perhitungan kapasitas dimulai, bukan dari asumsi umum yang sering dipakai di iklan.
Kenali pola pemakaian siang dan malam
PLTS on-grid hanya memproduksi listrik saat matahari bersinar. Kalau sebagian besar konsumsi rumah Anda terjadi malam hari, sistem on-grid murni tidak akan memangkas tagihan sebanyak yang dibayangkan. Rumah dengan penghuni yang bekerja dari rumah, atau yang menggunakan pendingin ruangan sepanjang siang, akan mendapat manfaat jauh lebih besar.
Cara sederhana memperkirakannya: daftar peralatan yang menyala antara pukul 08.00 hingga 16.00, kalikan daya masing-masing dengan perkiraan jam nyala, lalu jumlahkan. Hasilnya adalah beban siang hari yang layak ditutup oleh PLTS.
Faktor produksi harian di Indonesia
Sebagai patokan perencanaan awal, satu kWp modul surya di wilayah Jabodetabek umumnya menghasilkan sekitar 3,5 hingga 4 kWh per hari pada kondisi rata-rata tahunan. Angka ini sudah memperhitungkan hari mendung, kotoran pada permukaan modul, dan rugi-rugi konversi.
Jadi jika beban siang hari Anda sekitar 8 kWh per hari, kapasitas terpasang di kisaran 2 hingga 2,5 kWp adalah titik awal yang masuk akal untuk didiskusikan lebih lanjut.
Batasan daya PLN dan aturan kapasitas
Kapasitas PLTS atap yang boleh dipasang terkait dengan daya tersambung PLN di rumah Anda. Rumah dengan daya 2.200 VA tidak bisa memasang sistem sebesar rumah dengan daya 7.700 VA. Karena regulasi mengenai hal ini pernah beberapa kali direvisi, sebaiknya konfirmasikan ketentuan yang berlaku saat ini sebelum menetapkan kapasitas final.
Ruang atap yang benar-benar tersedia
Satu modul surya berukuran sekitar 1,1 x 2,3 meter. Setelah dikurangi area yang terkena bayangan tangki air, antena, bangunan tetangga, dan jarak akses untuk perawatan, luas atap yang benar-benar bisa dipakai biasanya lebih kecil dari perkiraan awal. Survei lapangan akan memberi angka yang lebih tepat daripada mengukur dari denah.
Ringkasnya
Kapasitas yang tepat adalah hasil pertemuan antara konsumsi siang hari, batas daya PLN, dan ruang atap yang bebas bayangan. Ketiganya perlu diperiksa bersama-sama. Sistem yang terlalu kecil membuat investasi kurang terasa; yang terlalu besar membuat sebagian produksi terbuang percuma.
Leave a Reply