Sebelum bicara soal PLTS atau efisiensi, ada satu dokumen yang perlu dipahami lebih dulu: tagihan listrik Anda sendiri. Struktur tagihan menyimpan informasi yang menentukan apakah sebuah investasi energi masuk akal atau tidak.
Komponen yang muncul di tagihan
Tagihan pelanggan rumah tangga umumnya terdiri atas pemakaian energi dalam kWh dikalikan tarif per kWh, ditambah komponen tetap yang tidak bergantung pada pemakaian. Untuk pelanggan bisnis dan industri, strukturnya lebih kompleks karena ada komponen daya tersambung dan, pada golongan tertentu, biaya kelebihan pemakaian daya reaktif.
Perbedaan ini penting. Pada pelanggan rumah tangga, memangkas pemakaian kWh langsung memangkas tagihan hampir proporsional. Pada pelanggan bisnis dengan komponen biaya tetap yang besar, penghematan kWh saja tidak otomatis menurunkan tagihan sebanyak yang diharapkan.
Golongan tarif menentukan banyak hal
Golongan tarif ditentukan oleh daya tersambung dan peruntukan bangunan. Golongan ini memengaruhi tarif per kWh yang berlaku, dan pada gilirannya memengaruhi seberapa cepat investasi PLTS terbayar. Semakin tinggi tarif per kWh yang Anda bayar, semakin cepat setiap kWh yang dihasilkan PLTS menutup biaya pemasangan.
Mencari pola dari data beberapa bulan
Satu lembar tagihan hanya memberi potret sesaat. Kumpulkan enam sampai dua belas bulan dan pola akan muncul: bulan mana pemakaian melonjak, apakah kenaikan terjadi di musim kemarau saat pendingin ruangan bekerja lebih keras, atau justru merata sepanjang tahun.
Pola inilah yang dipakai saat merancang sistem. Rumah dengan konsumsi merata memerlukan pendekatan berbeda dari rumah yang pemakaiannya melonjak hanya pada bulan tertentu.
Angka yang perlu disiapkan sebelum konsultasi
Saat menghubungi penyedia jasa, tiga informasi ini akan sangat mempercepat proses: daya tersambung dalam VA, rata-rata pemakaian bulanan dalam kWh, dan perkiraan berapa persen konsumsi terjadi di siang hari. Dengan tiga angka itu, perhitungan awal sudah bisa dilakukan bahkan sebelum survei lapangan.
Leave a Reply