Genset cadangan adalah investasi yang sifatnya asuransi: dibeli dengan harapan jarang dipakai. Justru karena itu, banyak unit yang bermasalah bukan karena keausan pemakaian, melainkan karena terlalu lama menganggur tanpa perawatan.
Menentukan kapasitas
Kapasitas genset tidak ditentukan dari total daya seluruh peralatan, melainkan dari beban yang benar-benar harus tetap menyala saat listrik padam. Memisahkan beban penting dari beban yang bisa ditunda akan menghasilkan kapasitas yang jauh lebih ekonomis.
Hal lain yang perlu diperhitungkan adalah arus start motor. Peralatan dengan motor seperti pompa, lift, dan kompresor menarik arus jauh lebih besar pada detik-detik pertama dibanding saat berjalan normal. Genset yang dipilih hanya berdasarkan daya nominal berisiko gagal menanggung lonjakan ini.
Beban terlalu ringan juga masalah
Genset diesel yang terus beroperasi pada beban sangat rendah dapat mengalami pembakaran yang tidak sempurna, yang dalam jangka panjang meninggalkan endapan pada ruang bakar dan saluran buang. Kapasitas yang terlalu besar dibanding beban sebenarnya bukan sekadar pemborosan biaya, tetapi juga berpengaruh pada kondisi mesin.
Uji nyala berkala
Menyalakan genset secara berkala dengan beban adalah cara paling sederhana memastikan unit siap. Uji tanpa beban memang memanaskan mesin, tetapi tidak menguji kemampuan sistem menanggung beban sesungguhnya, termasuk kerja panel pemindah otomatis.
Bagian yang sering luput
Aki adalah penyebab kegagalan start yang paling umum. Bahan bakar yang tersimpan terlalu lama juga dapat mengalami penurunan kualitas dan menimbulkan endapan. Selain itu, sistem pendingin, filter, dan level oli perlu masuk daftar pemeriksaan rutin.
Catatan riwayat
Membuat catatan setiap uji nyala, penggantian komponen, dan jam operasi akan sangat membantu saat menelusuri masalah di kemudian hari. Tanpa catatan, penelusuran gangguan berubah menjadi tebak-tebakan.
Leave a Reply